Bagaimana Dominasi Otak Dapat Mempengaruhi Produktivitas Dalam Bekerja?

Produktivitas sering menjadi tolak ukur seseorang dalam melakukan aktivitas yang memperlukan hal yang produktif, seperti bekerja, belajar dan sebagainya. Namun, masih banyak orang yang merasa tidak produktif bahkan tidak sadar bahwa dirinya tidak produktif. Hal ini dapat terjadi karena banyak hal, namun diketahui ternyata dominasi otak dapat mempengaruhi produktivitas seseorang. 

Bagaimana dominasi otak kiri atau otak kanan dapat mempengaruhi produktivitas seseorang dalam bekerja atau beraktivitas? ‘Dominasi otak’ mengacu pada fakta bahwa orang memiliki preferensi alami untuk memproses informasi di satu sisi otak.

Bagaimana Dominasi Otak Dapat Mempengaruhi Produktivitas Dalam Bekerja


DOMINASI OTAK KIRI

Orang dengan dominasi otak kiri adalah orang yang logis dan linier. Mereka menulis daftar dan memprioritaskan waktu mereka menggunakan buku harian dan media lainnya. Salah satu strategi waktu yang dapat dilakukan oleh orang dengan dominasi otak kiri yaitu Franklin Planner. Awalnya berdasarkan saran dari Benjamin Franklin dan dikembangkan oleh Hyrum Smith, Franklin Planner berfokus pada penggunaan perencana untuk mengelola aktivitas dan penjadwalan sehari-hari.

Franklin Planner adalah cara yang sangat sederhana, namun efektif untuk membantu orang mengatur hari mereka. Awalnya terdiri dari halaman lepas yang dibor dalam berbagai ukuran — tetapi, akhir-akhir ini ada aplikasi untuk itu. Pertama, Anda membuat daftar jumlah tugas yang harus Anda selesaikan, untuk memastikan tidak ada yang terlupakan. Selanjutnya, Anda memprioritaskan tugas-tugas ini menggunakan sistem peringkat.

Sistem peringkat membagi tugas ke dalam kategori tergantung pada kepentingannya. Tugas yang paling penting diberi label tugas ‘A’. Kategori berikutnya diberi label tugas ‘B’, dan kategori terakhir diberi label tugas ‘C’. Dalam tiga kategori ini, Anda juga disarankan untuk memprioritaskan tugas individu secara numerik.

Jadi, Anda mengatur kategori tugas A dengan nomor satu, lalu nomor dua, dan seterusnya, dalam urutan Anda menyelesaikan tugas. Ini adalah sistem yang baik jika Anda adalah otak kiri, pemimpin analitis yang terorganisir dan sering melakukan aktivitas dengan daftar dan tugas yang linier.

otak kiri vs otak kanan


DOMINASI OTAK KANAN

Pendekatan alternatif untuk manajemen waktu lebih banyak menggunakan pendekatan otak kanan atau kreatif. Pendekatan ini digunakan oleh individu yang lebih fleksibel tentang bagaimana menyelesaikan sesuatu.

Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa para pemimpin dengan dominasi otak kanan akan cukup sering membiarkan blok waktu terbuka untuk berpikir kreatif tentang tren, solusi, dan inisiatif baru yang dapat mereka ikuti tanpa menggunakan daftar formal dan proses penentuan prioritas.

Bahkan, diketauhi sejumlah manajer yang telah mencoba menggunakan daftar dan metode penentuan prioritas yang lebih formal hanya membuat mereka frustrasi dan mengurangi efektivitasnya. 

Sebaliknya, para manajer ini menggunakan intuisi atau naluri mereka untuk tetap mengikuti tugas yang harus diselesaikan dan mereka melacaknya di kepala mereka atau mereka menggunakan buku harian mereka untuk membantu mereka.

Daripada menggunakan daftar, beberapa dari mereka akan menjadwalkan blok waktu di mana mereka dapat mengejar proyek atau tugas yang harus mereka selesaikan dengan cara yang lebih organik. Meskipun ini tidak terstruktur seperti membuat daftar, namun hal ini ditemukan bahwa manajer yang menggunakan metode ini sangat efektif untuk meningkatkan produktivitas.

Memilih bias mana yaasdsasdsng Anda miliki dapat membantu Anda mengidentifikasi metode produktivitas mana yang harus Anda gunakan untuk meningkatkan efisiensi Anda.

Referensi: Leadership Hacks by Scoot Stein (Book)
Pos dibuat 92

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas