JR East Kembali Merancang Jalur Shinkansen Baru Dengan Kecepatan 320 km/jam

label
The Yomiuri Shimbun
East Japan Railway Co. (JR East) sedang mempertimbangkan jalur shinkansen dengan kecepatan maksimal hingga 320 km per jam. Jalur ini akan menghubungkan stasiun Morioka dengan Shin-Aomori di jalur Tohoku Shinkansen.

Ini akan menjadi pertama kalinya dalam pembangunan jalur shinkansen untuk kecepatan 320 km/jam, dimana perjalanan shinkansen saat ini menempuh kecepatan hingga 260 km per jam.

Rencana Pembangunan Jalur Shinkansen Baru
Rencana Pembangunan Jalur Shinkansen Baru
Namun karena adanya pemotongan biaya konstruksi untuk jalur Shinkansen yang baru, kecepatan desain maksimum kereta tersebut telah dibatasi hingga 260 kilometer per jam di bawah rencana pembangunan jalur Shinkansen baru berdasarkan Undang-Undang Pembangunan Kereta Api Shinkansen Jepang.

Jika shinkansen dapat berjalan pada kecepatan 320 km per jam di bagian antara Morioka dan Shin-Aomori, waktu perjalanan antara Stasiun Tokyo dan Stasiun Shin-Hakodate-Hokuto di Hokkaido diperkirakan akan berkurang sekitar 10 menit. JR East ingin bersaing dengan layanan penerbangan sehingga merencanakan perpanjangan jalur Hokkaido Shinkansen yang terhubung ke jalur Tohoku Shinkansen hingga Sapporo pada tahun 2030.

Kereta shinkansen utama yang dioperasikan oleh JR East telah berjalan pada kecepatan 320 km per jam antara stasiun Utsunomiya dan Morioka. Karenanya, kereta ini mampu melaju pada kecepatan tinggi.

Menurut pihak JR, jika kereta Shinkansen berjalan pada kecepatan 260 kpj atau lebih cepat antara stasiun Morioka dan Shin-Aomori, akan ada beberapa masalah terutama pada kekuatan di prasarana.

Hal tersebut sudah direncanakan dengan melakukan langkah-langkah pencegahan kebisingan. Karena kebisingan semakin keras seiring dengan kecepatan yang lebih tinggi, penting untuk meningkatkan dinding pencegahan kebisingan dan peningkatan fasilitas di ujung terowongan.

Fasilitas untuk jalur Shinkansen baru dimiliki oleh Badan Pembangunan Kereta Api, Transportasi dan Teknologi Jepang (JRTT). Oleh karena itu, peningkatan kecepatan mengharuskan JR East untuk berkoordinasi dengan pemerintah dan JRTT.

JR East sedang mengembangkan ALFA-X, model kereta Shinkansen yang dapat melaju pada kecepatan 360 km/jam dan akan dioperasikan di jalur Tohoku dan Hokkaido Shinkansen pada tahun 2030. Peningkatan kecepatan kereta shinkansen mungkin terjadi jika pengembangan kereta proyek membuat kemajuan yang stabil.

Sumber
Share This :

Saya adalah seorang article writer dan kontributor di tanahpengetahuan.com. Sama seperti author, saya ingin mengedukasi masyarakat Indonesia akan pengetahuan.

Related Post



sentiment_satisfied Emoticon