The Most/Recent Articles

Implementasi Pengukuran Offset Mapping (Pemetaan) Dengan Menggunakan Teknologi Laser GIS

Teknologi saat ini membantu kehidupan di bumi menjadi lebih efisien, aman, dan tepat. Teknologi GNSS/GPS merupakan bagian integral dari perekaman di mana teknologi ini merekam suatu posisi di bumi.

GNSS Receivers adalah alat pemetaan yang kuat, dan ada kalanya alat terbaik seperti inipun memiliki keterbatasan. Receivers menghitung lokasi antena yang terpasang sehingga receivers harus menempati lokasi perhitungan secara akurat.

Implementasi Pengukuran Offset Mapping (Pemetaan) Dengan Menggunakan Laser GIS

Secara fisik menempati receivers di suatu lokasi tidak selalu aman atau praktis. Misalnya, dalam skenario di mana Anda perlu memposisikan fitur yang terletak di properti pribadi dan tempat tinggal. Mungkin sulit untuk mendapatkan izin dari pemilik properti dan pelanggaran tanpa izin membuat Anda rentan terhadap tuntutan hukum dan bahaya lingkungan lainnya. 

Demikian pula, menempatkan lubang got di tengah jalan meningkatkan risiko dilukai oleh pengemudi yang tidak waspada, atau menjadi pengalih perhatian yang menyebabkan kecelakaan.

Selain itu, akses Anda ke sinyal satelit tidak dijamin selalu mulus. Hambatan sinyal satelit dapat disebabkan oleh pepohonan, medan yang curam, gedung bertingkat, dan masih banyak lagi. Jika Anda menemukan sinyal yang rendah, Anda mungkin terjebak di lingkungan gangguan GNSS. Anda mungkin terkejut dengan jumlah objek yang menyebabkan masalah ini. Banyak profesional harus mencari tahu melalui trial and error.

Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pemasangan Teknologi Laser GIS. Laser GIS menggunakan pengukuran offset laser untuk menangkap posisi receivers dari jarak jauh pada area di mana sinyal GPS/GNSS diblokir.

Dengan mengintegrasikan pengintai laser dan kompas elektronik (menyediakan jarak, kemiringan, dan azimut) dengan sistem pengumpulan data GIS Anda, maka tidak perlu untuk menempati setiap titik untuk memantau pengukuran.

Alternatif ini juga memungkinkan Anda mengukur offset jarak ke fitur di lokasi yang menantang, dengan merekam posisi GPS dan jarak/arah terkait ke objek yang diinginkan.

Berberapa tiga metode pemetaan GNSS Laser Offset adalah sebagai berikut:

1) Rentang/Azimuth

Cara termudah untuk memposisikan objek jarak jauh adalah dengan mengukur Jangkauan (atau jarak) dan Azimuth (atau bantalan kompas) ke target dengan pengintai laser.

Metode Rentang/Azimuth ini hanya meminta Anda untuk berdiri di lokasi yang nyaman, menerima koordinat default, dan memulai pemetaan.

Metode GIS Rentang Azimuth

Setelah mendapatkan data yang sudah terukur, maka data dapat digunakan untuk menghitung koordinat titik jauh. Selanjutnya, anda dapat melakukan pengukuran offset lain yang diperlukan sebelum melanjutkan ke area berikutnya.

2) Rentang/Sudut

Metode Range-Angle sangat mirip dengan metode Range-Azimuth. Perbedaannya terletak pada pengukuran sudut horizontal dari encoder untuk menghasilkan arah ke target Anda.

Metode ini menawarkan solusi bagi siapa saja yang terpaksa berdiri dan menempatkan aset di area yang memiliki gangguan magnetis terhadap kompas.

Metode Rentang Sudut

Saat menggunakan GPS/GNSS untuk merujuk-geografis data Anda, Anda dapat mengambil laser offset satu tembakan dari lokasi GPS Anda yang diketahui untuk menghasilkan koordinat target jarak jauh Anda. Untuk metode ini, Anda memerlukan satu kali tembakan ekstra ke Titik Referensi yang sudah dicatat dengan peralatan GPS Anda.

3) Rentang / Jangkauan

Pemetaan laser ini dapat menjadi pertimbangan karena paling hemat biaya dibanding metode lainnya. Anda hanya memerlukan pengintai laser selain antena GPS Anda. Saat Anda mengumpulkan informasi berbasis geo-lokasi atau memetakan utilitas listrik, metode Rentang-Jangkauan adalah pilihan yang sempurna.

Metode GIS Rentang Jangkauan

Cara kerja:

a) Menempati Titik Kontrol 1 (CP1) dan mencatat titik GNSS

b) Bidik dan tembak Target (penutup lubang got)

c) Menempati Titik Kontrol 2 (CP2) dan mencatat titik GNSS

d) Bidik Target yang sama (penutup lubang got)

e) Pilih 1 dari 2 kemungkinan solusi dari peta yang ditampilkan. (Misalnya: jika target berada di sebelah kanan lintasan dari Control Point 1 ke Control Point 2, maka pilih solusi di sebelah kanan CP1-CP2).


Referensi: https://www.directionsmag.com/article/11254


Langkah-Langkah Menyusun Teks Pidato Yang Baik Dan Menarik Bagi Audiens

Dalam kehidupan bermasyarakat, ada kalanya seseorang diminta untuk melakukan kegiatan berpidato. Terlebih dalam bermasyarakat seseorang dapat aktif dalam organisasi, sehingga seringkali diminta untuk memberikan sambutan dalam bentuk pidato dalam acara tertentu. 

Jika sudah terbiasa berpidato, maka hal semacam itu tidaklah sulit, namun apabila belum terbiasa berpidato maka berpidato dapat menjadi suatu kegiatan yang cukup memberatkan. 

Langkah-Langkah Merencanakan Teks Pidato Yang Baik Dan Menarik Bagi Audiens

Oleh sebab pastikan sudah merencanakan dan mempersiapkan terlebih dahulu rencana-rencana yang akan dilakukan sebelum berpidato,  sehingga dapat melakukan kegiatan pidato dengan baik. 

Dalam menyusun teks pidato yang baik dan menarik, terdapat langkah-langkah terbaik yang dapat diikuti seperti langkah-langkah dibawah ini:

1. Menentukan Tujuan Berpidato

Menentukan tujuan pidato menjadi langkah pertama yang sangat penting. Tujuan dari pidato sangat berpengaruh dalam menentukan topik pembicaraan, batasan topik, gaya dan bahasa pidato yang akan dilakukan saat berpidato. 

2. Menentukan/Memilih Topik Pembicaraan 

Menentukan/Memilih Topik Pembicaraan tentulah harus relevan dan menarik. Topik pidato harus sesuai dengan tujuan dan kebutuhan pendengar (audiens). Topik pidato yang tidak relevan atau pidato yang tidak sesuai dengan topik yang akan disampaikan dapat menjadi kesalahan yang fatal dan mengakibatkan audiens atau pendengar pidato menjadi tidak mengerti dengan pidato yang disampaikan. Selain itu, topik yang menarik dan sesuai dengan keinginan audiens dapat membuat audiens menyimak uraian pidato yang disampaikan. 

3. Membatasi Pembahasan Topik Yang Dibawakan 

Dalam melakukan pidato, tidak mungkin seseorang dapat menyampaikan bahasan pidato secara detail atau terperinci dalam waktu yang singkat dan terbatas. Oleh karena itu, membatasi topik yang dibawakan saat berpidato akan sangat membantu dalam mengektifkan kegiatan pidato sehingga pidato dapat tersampaikan secara tepat dan menarik. Pembicaraan yang terlalu melebar dapat membuat audiens memberi kesan pidato yang disampaikan tidak jelas. 

4. Mengumpulkan Bahan atau Materi Pidato

Mengumpulkan bahan atau materi pidato yang akan dibicarakan sangatlah penting agar isi pidato dapat tersampaikan dengan jelas. Saat ini, banyak bahan-bahan pidato yang dapat dijadikan referensi dalam menyusun teks pidato, seperti buku-buku, majalah, ensiklopedia, koran atau surat kabar, berita TV, Internet atau melakukan wawancara dengan seorang ahli yang ahli dibidang tertentu. 

5. Menyusun Bahan atau Materi Menjadi Teks Pidato Utuh

Mulailah menyusun bahan-bahan atau materi yang sudah dikumpulkan menjadi uraian teks pidato yang utuh dan lengkap. Pastikan juga bahan atau materi yang diambil sesuai dengan topik yang ingin disampaikan. Dalam menyusun teks pidato, biasanya diawali dengan kalimat pembuka pidato, pendahuluan, isi, kesimpulan, dan diakhiri dengan kalimat penutup.

Langkah-Langkah Merencanakan Teks Pidato Yang Baik Dan Menarik Bagi Audiens


Mengukur Kekuatan Komputer Kuantum Dengan Metode Sirkuit Cermin (Mirror-Circuit Method)

Saat ini, ilmuwan memiliki alat pertama yang dapat menentukan peringkat dalam kemampuan teknologi untuk menjalankan tugas-tugas yang ada di dunia nyata, mengungkapkan potensi dan keterbatasan pada tekonologi tersebut.

Jenis uji benchmark baru, yang dirancang di Sandia National Laboratories, memprediksi seberapa besar kemungkinan prosesor kuantum akan menjalankan program tertentu tanpa kesalahan.

Mengukur Kekuatan Komputer Kuantum Dengan Metode Sirkuit Cermin

Pengujian yang disebut sebagai metode sirkuit cermin (mirror-circuit method) diakui dapat mengukur kekuatan komputer kuantum lebih cepat dan lebih akurat daripada tes konvensional sehingga membantu para ilmuwan untuk mengembangkan teknologi yang kemungkinan besar berkembang menjadi komputer kuantum praktis pertama di dunia serta dapat mempercepat penerapan teknologi tersebut untuk penelitian pada bidang kedokteran, kimia, fisika, pertanian dan keamanan nasional.

Tetapi menurut penelitian baru, tes benchmark konvensional meremehkan banyak kesalahan komputasi kuantum. Hal ini dapat menyebabkan harapan yang tidak realistis tentang seberapa kuat atau berguna mesin kuantum. Sirkuit cermin menawarkan metode pengujian yang lebih akurat.

Metode sirkuit cermin (mirror-circuit method) adalah sebuah metode rutinitas komputer yang melakukan serangkaian perhitungan dan kemudian membalikkan perhitungan tersebut.

Metode pengujian baru ini juga menghemat waktu sehingga akan membantu peneliti dapat mengevaluasi mesin atau algoritma yang semakin canggih. Sebagian besar tes benchmark memeriksa kesalahan dengan menjalankan serangkaian instruksi yang sama pada mesin kuantum dan komputer konvensional. Jika tidak ada kesalahan, maka hasilnya dapat dikatakan cocok.

Namun, karena komputer kuantum melakukan perhitungan tertentu jauh lebih cepat daripada komputer konvensional, peneliti dapat menghabiskan waktu lama menunggu komputer biasa untuk menyelesaikan perhitungannya.

Dengan metode sirkuit cermin, bagaimanapun, output harus selalu sama dengan input atau modifikasi yang disengaja. Jadi, alih-alih menunggu, para ilmuwan dapat langsung memeriksa hasil komputer kuantum.

Penelitian ini didanai oleh Department of Energy's Office of Science dan Sandia's Laboratory Directed Research and Development Program. Sandia adalah salah satu laboratorium terkemuka dari Quantum Systems Accelerator, pusat penelitian kuantum nasional Departemen Energi Amerika Serikat.


Referensi: DOE/Sandia National Laboratories

Mengenal Definisi Environmental Monitoring System (EMS) atau Sistem Pemantauan Lingkungan

Environmental Monitoring System (EMS) atau Sistem Pemantauan Lingkungan merupakan alat yang dirancang untuk mengamati lingkungan, mengkarakterisasi kualitas dan menetapkan parameter yang dapat mengukur secara akurat dampak suatu kegiatan terhadap lingkungan. Hasil dari pengukuran kemudian dikumpulkan, dianalisis secara statistik, dan dipublikasikan dalam laporan penilaian risiko dan pemantauan lingkungan serta penilaian dampak lingkungan dari suatu kegiatan.

Mengenal Definisi Environmental Monitoring System (EMS) atau Sistem Pemantauan Lingkungan

Tujuan utama dibuatnya sistem pemantauan lingkungan adalah untuk mengelola dan meminimalkan dampak suatu kegiatan terhadap lingkungan, baik untuk memastikan kepatuhan terhadap undang-undang dan peraturan maupun untuk mengurangi risiko atau efek berbahaya pada lingkungan alam serta melindungi kesehatan manusia.

Karena populasi manusia, aktivitas industri, dan konsumsi energi terus tumbuh seiring waktu, pengembangan lanjutan dari aplikasi dan perangkat pemantauan otomatis yang canggih sangat penting untuk meningkatkan keakuratan laporan pemantauan lingkungan dan efektivitas biaya dari proses pemantauan lingkungan.

Berbagai sistem pemantauan lingkungan sudah ada saat ini, seperti Sistem Manajemen Data Lingkungan (EDMS) by Giteknindo yang memfasilitasi implementasi dan pemantauan program pemantauan dan penilaian lingkungan yang mencakup manajemen data terpusat, notifikasi peringatan pemantauan lingkungan yang otomatis, pemeriksaan aturan, validasi, kontrol kualitas , dan pembuatan laporan tentang perbandingan set data.

Jenis-Jenis Sistem Pemantauan Lingkungan (EMS)

Tiga parameter utama dalam pemantauan lingkungan adalah tanah, atmosfer, dan air. Beberapa teknik pengujian tanah dan pemantauan lingkungan meliputi filtrasi, sedimentasi, sampel elektrostatik, impinger, penyerapan, kondensasi, pengambilan sampel atau komposit.

Environmental Monitoring System (EMS) atau Sistem Pemantauan Lingkungan

Data yang dikumpulkan dari metode pemantauan lingkungan ini dapat dimasukkan ke dalam DBMS (sistem basis data) sehingga data dapat dikategorikan, dianalisis, divisualisasikan, dan sistem pemantauan lingkungan dapat menciptakan wawasan yang dapat ditindaklanjuti untuk mendorong pengambilan keputusan yang tepat. Berberapa jenis sistem pemantauan lingkungan yang ada saat ini adalah:

  • Pemantauan Udara: Data lingkungan yang dikumpulkan menggunakan alat pengamatan khusus, seperti jaringan sensor dan model Sistem Informasi Geografis (SIG), dari berbagai jaringan yang berbeda diintegrasikan dengan sensor udara yang mengukur data emisi, meteorologi, dan topografi untuk mendeteksi dan memprediksi konsentrasi polutan udara.
  • Pemantauan Geoteknik Tanah: Pengambilan sampel individu dan pengambilan sampel komposit (beberapa sampel) digunakan untuk memantau tanah, menetapkan garis dasar, dan mendeteksi ancaman seperti pengasaman, hilangnya keanekaragaman hayati, pemadatan, kontaminasi, erosi, kehilangan bahan organik, salinisasi, dan ketidakstabilan wilayah lereng.
  • Pemantauan Salinitas: Penginderaan jauh, GIS, dan induksi elektromagnetik digunakan untuk memantau salinitas tanah. Jika salinitas tanah tidak seimbang, maka dapat menyebabkan efek merugikan pada kualitas air, infrastruktur, serta hasil tanaman.
  • Pemantauan Kontaminasi: Teknik kimia seperti kromatografi dan spektrometri digunakan untuk mengukur unsur-unsur beracun, seperti limbah nuklir, abu batubara, mikroplastik, petrokimia, dan hujan asam yang dapat menyebabkan berkembangnya penyakit polusi jika terkontaminasi oleh manusia atau hewan.
  • Pemantauan Erosi: Pemantauan dan pemodelan erosi tanah adalah proses yang kompleks. Prediksi yang akurat hampir tidak mungkin untuk area yang luas. Persamaan Kehilangan Tanah Universal (USLE) paling sering digunakan untuk mencoba memprediksi kehilangan tanah karena erosi air. Erosi dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti curah hujan, aliran permukaan, sungai, aliran sungai, banjir, angin, pergerakan massa, iklim, komposisi dan struktur tanah, topografi, dan kurangnya pengelolaan vegetasi.
  • Pemantauan Air: Teknik pengambilan sampel lingkungan meliputi pengukuran, pengambilan sampel acak sederhana, bertingkat, sistematis dan grid, cluster adaptif, ambil, dan pasif; pemantauan lingkungan semi-kontinyu dan berkelanjutan; penginderaan jauh dan pemantauan lingkungan; dan bio-monitoring digunakan untuk mengukur dan memantau kisaran parameter biologi, kimia, radiologi, mikrobiologi, dan populasi.

Pemantauan kondisi lingkungan untuk air dikelola oleh lembaga atau pemerintahan dan masyarakat lokal, universitas, serta sukarelawan. Hal ini sangat penting dalam mengkarakterisasi perairan, menentukan kemanjuran program pengendalian pencemaran yang ada, mengidentifikasi tren dan masalah yang muncul, mengarahkan upaya pengendalian pencemaran sesuai kebutuhan, dan dalam upaya tanggap darurat.

Aturan Praktis Dalam Membuat Class Untuk Pemrograman Berorientasi Objek (OOP)

Dalam pemrograman berorientasi objek, langkah desain kode (code design) mungkin menjadi fase terpenting dalam proses pengembangan perangkat lunak atau pengembangan program aplikasi. 

Dalam langkah desain inilah programmer memutuskan bagaimana membagi cara kerja program, berinteraksi, data apa yang akan disimpan serta tindakan apa yang akan dilakukan oleh masing-masing kelas (class).

Aturan Praktis Dalam Membuat Class Untuk Pemrograman Berorientasi Objek

Memang, salah satu tantangan utama yang dihadapi programmer pemula adalah memutuskan class apa yang akan didefinisikan untuk melakukan pekerjaan program mereka. 

Meskipun resep umum sulit didapat, ada beberapa aturan praktis yang dapat diterapkan saat mendefinisikan kelas (class) yang akan dibuat untuk pemrograman berorientasi objek, diantaranya:

  • Tanggung jawab: Bagi pekerjaan atau tugas menjadi aktor yang berbeda, masing-masing dengan tanggung jawab yang berbeda. Cobalah untuk menggambarkan tanggung jawab menggunakan kata kerja tindakan. Aktor-aktor ini akan membentuk kelas untuk program tersebut.
  • Independensi: Definisikan pekerjaan untuk setiap kelas sebebas mungkin dari kelas lain. Bagilah tanggung jawab antar kelas sehingga setiap kelas memiliki otonomi atas beberapa aspek program. Berikan data (sebagai variabel instan) ke kelas yang memiliki yurisdiksi atas tindakan yang memerlukan akses ke data ini.
  • Behaviors: Mendefinisikan behavior (kebiasaan) untuk setiap kelas dengan cermat dan tepat, sehingga konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan oleh suatu kelas akan dipahami dengan baik oleh kelas lain yang berinteraksi dengannya. Perilaku ini akan menentukan metode yang dilakukan kelas ini, dan kumpulan perilaku untuk setiap kelas membentuk protokol di mana potongan kode lain akan berinteraksi dengan objek dari kelas.

Mendefinisikan kelas, bersama dengan variabel dan metode instannya, adalah kunci untuk mendesain program berorientasi objek. Seorang programmer yang baik secara alami akan mengembangkan keterampilan yang lebih besar dalam melakukan tugas seperti ini dari waktu ke waktu, karena pengalaman mengajarinya untuk memperhatikan pola dalam persyaratan program yang cocok dengan pola yang telah dilihatnya sebelumnya.

Mengenal Komputer (Komputasi) Kuantum dan Aplikasi Pengembangannya

Komputer (komputasi) kuantum adalah sebuah sistem komputasi yang menggunakan prinsip mekanika kuantum sebagai proses operasi data (contoh: superposisi). Dalam penggunaan komputasi (komputer) klasik, proses perhitungan atau jumlah data dihitung dengan bit. Namun dalam komputasi kuantum, proses perhitungan data dilakukan dengan qubit. 

Mengenal Komputer (Komputasi) Kuantum dan Aplikasi Pengembangannya

Prinsip dasar dari komputer kuantum mengikuti sifat kuantum suatu partikel. Sifat kuantum ini dapat digunakan untuk mewakili sebuah data dan struktur data, serta mekanika kuantum dapat digunakan sebagai operasi perhitungan dengan data dan struktur data. Sehingga dibutuhkan pengembangan komputer dengan sistem kuantum untuk menghasilkan sebuah logika baru yang dapat sesuai dengan prinsip kuantum.

Komputer kuantum menghuni dunia mikroskopis neutrino, meson, muon dan elektron yang berdengung di sekitar proton dan neutron sehingga menggambarkan sebuah hamburan partikel subatom yang membawa banyak sekali konsep aneh. Secara harfiah dari aspek terkecil komputasi hingga menemukan cara dalam merancang algoritma, komputasi kuantum memperkenalkan paradigma baru untuk memprogram aplikasi komputer utama yang menuntut pemecahan masalah yang berat, seperti:

• Mengoptimalkan pemindaian gambar resonansi magnetik (MRI) di bidang radiologi.

• Memahami struktur molekul yang kompleks untuk pengembangan teknologi dalam menciptakan obat yang dapat menyelamatkan jiwa.

• Perencanaan distribusi barang atau logistik skala besar dan masalah pencarian rute transportasi tercepat.

• Perusahaan otomotif menyakini komputer kuantum akan membantu pengembangan teknologi baterai yang lebih baik, pengembangan kendaraan otonom (mobil self-driving), dan mengoptimalkan proses perakitan.

Komputasi kuantum diyakini juga dapat menghasilkan cara baru dalam memecahkan masalah super sulit yang sangat abstrak. Pada 2017 dan 2018, setidaknya $450 juta dollar Amerika telah dikucurkan ke perusahaan teknologi kuantum, jumlah ini lebih dari empat kali lipat pengucuran dana dua tahun sebelumnya.

Google mengumumkan 6 hasil dari program kuantum yang meledak melalui perhitungan untuk menghasilkan angka acak yang dapat diverifikasi dalam tiga menit, dua puluh detik, sebuah tugas yang mereka perkirakan akan membutuhkan 100.000 komputer klasik yang menjalankan algoritma tercepat yang diketahui sekitar 10.000 tahun baru dapat diselesaikan.

komputer kuantum google

Google berharap kemampuan ini dapat digunakan dalam aplikasi pengoptimalan, pembelajaran mesin, dan merancang materi baru, antara lain, dan saat ini berencana untuk mendemonstrasikan protokol kriptografi.

Tetapi makna sebenarnya dari tonggak sejarah ini adalah untuk membuktikan bahwa efek kuantum dapat dikontrol dan diperkenalkan secara terprogram pada skala yang cukup untuk melakukan perhitungan meskipun mungkin tidak memiliki utilitas langsung.

Pemerintah di seluruh dunia juga memanfaatkan kekuatan komputer kuantum:

• Pada bulan Desember 2018, Kongres Amerika Serikat dengan suara bulat mengesahkan Undang-Undang Inisiatif Kuantum Nasional,8 yang telah ditandatangani menjadi undang-undang. Undang-undang ini merupakan komitmen sepuluh tahun Amerika Serikat untuk “mempercepat pengembangan aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi informasi kuantum” melalui kemitraan dengan universitas, perusahaan rintisan, dan perusahaan. Selanjutnya, Amerika Serikat (dan Cina) menganggap komputasi kuantum sebagai prioritas keamanan nasional.

• China menginvestasikan $400 juta untuk membangun pusat penelitian kuantum terbesar di dunia, National Laboratory for Quantum Information Science, yang mereka klaim akan memiliki kekuatan penghitungan “satu juta kali semua komputer yang ada di seluruh dunia jika digabungkan.”

• India menggelontorkan $1,12 miliar selama lima tahun ke dalam teknologi kuantum.

• Uni Eropa, Australia, Jepang, Swiss, dan beberapa lainnya11 berinvestasi dalam komputasi kuantum.

• Russia akan menghabiskan $790 juta selama lima tahun ke depan untuk “penelitian kuantum dasar dan terapan.


Saat ini, ada dua jenis utama dari komputer kuantum, yaitu:

- Komputer Sirkuit Kuantum

Komputer ini dibangun dari jaringan gerbang kuantum yang mengambil tebakan awal dari solusi untuk tugas komputasi dan mengubahnya menggunakan prinsip kuantum menjadi solusi yang memecahkan masalah.

- Komputer Kuantum Adiabatik

Dalam komputer ini, tugas komputasi direpresentasikan sebagai energi konfigurasi partikel subatom. Energi partikel kemudian diturunkan secara bertahap, untuk sampai pada solusi.

Tidak ada yang memiliki keunggulan komputasi atas yang lain. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa algoritma kuantum yang dirancang untuk satu jenis perangkat keras dapat diubah untuk dijalankan di perangkat lain dalam waktu yang sebanding.

Mengenal Istilah-Istilah Dalam Teori Relativitas Khusus

Albert Einstein adalah salah satu ilmuwan fisikawan yang dapat dikatakan berhasil dalam mempengaruhi teori fisika pada saat itu hingga saat ini. Albert Einstein telah membuat banyak teori dan salah satu teori yang ia buat adalah Teori Relativitas Khusus.

Istilah-Istilah Dalam Teori Relativitas Khusus

Teori Relativitas Khusus adalah sebuah teori fisika yang menjelaskan hubungan alam semesta antara ruang dan waktu. Teori relativitas khusus ini hanya berlaku pada kerangka acuan inersial dimana kerangka acuan ini bergerak dengan kecepatan tetap atau konstan terhadap kerangka acuan yang lain. 

Teori relativitas khusus ini dibuat dengan isi dua postulat, yaitu yang pertama adalah: 

1. "Hukum-hukum fisika memiliki bentuk yang sama (invarian) dalam semua kerangka acuan inersia yang bergerak dengan kecepatan konstan atau tetap",

2. "Kecepatan laju cahaya dalam ruang hampa memiliki nilai yang sama atau konstan dengan semua pengamat tanpa bergantung pada gerakan pengamat maupun cahaya itu sendiri"

Dalam Teori Relativitas Khusus, terdapat berberapa istilah-istilah yang mungkin belum pernah didengar namun cukup penting dalam mempelajari teori ini. Istilah-istilah tersebut adalah:

  • Relativitas Galilea: pengalaman pengamat dengan gerakan relatif benda-benda yang bergerak dengan kecepatan jauh lebih lambat daripada kecepatan cahaya.
  • Ether: zat hipotetis yang pernah diyakini mengisi ruang dan waktu sehingga diyakini berfungsi sebagai media untuk transmisi gelombang cahaya.
  • Foton: partikel tunggal dalam pancaran cahaya.
  • Interferometer: perangkat yang melibatkan interferensi dua berkas cahaya, yang digunakan oleh Michelson dan Morley untuk mengukur kecepatan cahaya relatif terhadap bumi.
  • Dilatasi waktu: sebuah fenomena di mana waktu tampak berjalan lebih lambat untuk objek yang bergerak cepat (mendekati kecepatan cahaya) yang relatif terhadap pengamat lain.
  • Kontraksi panjang: sebuah fenomena di mana objek yang bergerak cepat (mendekati kecepatan cahaya) tampak lebih pendek yang relatif terhadap pengamat lain.
  • Simultanitas: ketika dua peristiwa terjadi pada saat yang sama persis relatif terhadap seorang pengamat, peristiwa tersebut dikatakan simultan untuk pengamat itu.
  • Inersia: kecenderungan alami benda apa pun untuk mempertahankan momentum konstan.
  • Vakum: wilayah ruang yang sama sekali tanpa materi (bahkan tidak mengandung udara).
  • Kerangka acuan inersia: kerangka yang bergerak dengan kecepatan tetap atau konstan.

Contoh dari teori relativitas khusus di dunia nyata adalah pada saat menaiki kereta api. Pada saat kereta api berjalan, pengamat akan melihat ruangan gerbong yang dinaikinya terlihat biasa saja namun saat melihat keluar jendela maka pemadangan yang dilihatnya akan berjalan mundur ke belakang, semakin cepat kereta tersebut melaju, semakin cepat pemandangan itu akan mundur ke belakang. Hal ini dapat digambarkan seperti gambar dibawah ini.

contoh Teori Relativitas Khusus di dunia nyata


Bagaimana Dominasi Otak Dapat Mempengaruhi Produktivitas Dalam Bekerja?

Produktivitas sering menjadi tolak ukur seseorang dalam melakukan aktivitas yang memperlukan hal yang produktif, seperti bekerja, belajar dan sebagainya. Namun, masih banyak orang yang merasa tidak produktif bahkan tidak sadar bahwa dirinya tidak produktif. Hal ini dapat terjadi karena banyak hal, namun diketahui ternyata dominasi otak dapat mempengaruhi produktivitas seseorang. 

Bagaimana dominasi otak kiri atau otak kanan dapat mempengaruhi produktivitas seseorang dalam bekerja atau beraktivitas? 'Dominasi otak' mengacu pada fakta bahwa orang memiliki preferensi alami untuk memproses informasi di satu sisi otak.

Bagaimana Dominasi Otak Dapat Mempengaruhi Produktivitas Dalam Bekerja


DOMINASI OTAK KIRI

Orang dengan dominasi otak kiri adalah orang yang logis dan linier. Mereka menulis daftar dan memprioritaskan waktu mereka menggunakan buku harian dan media lainnya. Salah satu strategi waktu yang dapat dilakukan oleh orang dengan dominasi otak kiri yaitu Franklin Planner. Awalnya berdasarkan saran dari Benjamin Franklin dan dikembangkan oleh Hyrum Smith, Franklin Planner berfokus pada penggunaan perencana untuk mengelola aktivitas dan penjadwalan sehari-hari.

Franklin Planner adalah cara yang sangat sederhana, namun efektif untuk membantu orang mengatur hari mereka. Awalnya terdiri dari halaman lepas yang dibor dalam berbagai ukuran — tetapi, akhir-akhir ini ada aplikasi untuk itu. Pertama, Anda membuat daftar jumlah tugas yang harus Anda selesaikan, untuk memastikan tidak ada yang terlupakan. Selanjutnya, Anda memprioritaskan tugas-tugas ini menggunakan sistem peringkat.

Sistem peringkat membagi tugas ke dalam kategori tergantung pada kepentingannya. Tugas yang paling penting diberi label tugas 'A'. Kategori berikutnya diberi label tugas 'B', dan kategori terakhir diberi label tugas 'C'. Dalam tiga kategori ini, Anda juga disarankan untuk memprioritaskan tugas individu secara numerik.

Jadi, Anda mengatur kategori tugas A dengan nomor satu, lalu nomor dua, dan seterusnya, dalam urutan Anda menyelesaikan tugas. Ini adalah sistem yang baik jika Anda adalah otak kiri, pemimpin analitis yang terorganisir dan sering melakukan aktivitas dengan daftar dan tugas yang linier.

otak kiri vs otak kanan


DOMINASI OTAK KANAN

Pendekatan alternatif untuk manajemen waktu lebih banyak menggunakan pendekatan otak kanan atau kreatif. Pendekatan ini digunakan oleh individu yang lebih fleksibel tentang bagaimana menyelesaikan sesuatu.

Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa para pemimpin dengan dominasi otak kanan akan cukup sering membiarkan blok waktu terbuka untuk berpikir kreatif tentang tren, solusi, dan inisiatif baru yang dapat mereka ikuti tanpa menggunakan daftar formal dan proses penentuan prioritas.

Bahkan, diketauhi sejumlah manajer yang telah mencoba menggunakan daftar dan metode penentuan prioritas yang lebih formal hanya membuat mereka frustrasi dan mengurangi efektivitasnya. 

Sebaliknya, para manajer ini menggunakan intuisi atau naluri mereka untuk tetap mengikuti tugas yang harus diselesaikan dan mereka melacaknya di kepala mereka atau mereka menggunakan buku harian mereka untuk membantu mereka.

Daripada menggunakan daftar, beberapa dari mereka akan menjadwalkan blok waktu di mana mereka dapat mengejar proyek atau tugas yang harus mereka selesaikan dengan cara yang lebih organik. Meskipun ini tidak terstruktur seperti membuat daftar, namun hal ini ditemukan bahwa manajer yang menggunakan metode ini sangat efektif untuk meningkatkan produktivitas.

Memilih bias mana yaasdsasdsng Anda miliki dapat membantu Anda mengidentifikasi metode produktivitas mana yang harus Anda gunakan untuk meningkatkan efisiensi Anda.


Referensi: Leadership Hacks by Scoot Stein (Book)

Artikel Singkat: Kriptografi (Cryptography) dan Contohnya

Kriptografi telah menjadi alat yang sangat diperlukan untuk melindungi informasi dalam sistem komputer. Kriptografi telah digunakan di mana-mana oleh miliaran orang di seluruh dunia setiap harinya. Kriptografi digunakan untuk melindungi data tetap (file storage) dan data bergerak (file transmission). 

Artikel Singkat: Kriptografi (Cryptography) dan Contohnya

Sistem kriptografi merupakan bagian integral dari protokol standar, terutama protokol Transport Layer Security (TLS), sehingga relatif mudah untuk menggabungkan enkripsi yang kuat ke dalam berbagai aplikasi. Meskipun sangat berguna, kriptografi juga sangat rapuh. Sistem kriptografi yang paling aman sekalipun dapat menjadi tidak aman sama sekali jika terdapat satu kebocoran baik karena diretas maupun kesalahan pemrograman itu sendiri.

Contoh dari pengaplikasian kriptografi adalah semisal Alice dan Bob ingin berbagi pesan rahasia. Bagaimana cara untuk mengirim pesan rahasia tersebut? Alice dapat mengirimkan pesan (didefinisikan sebagai m) melalui jalur atau jaringan luar dengan pesan (m) yang sudah terlindungi dengan kunci rahasia (didefinisikan sebagai k) kepada Bob. Bob dapat membuka pesan (m) dari Alice jika Alice membagikan kunci rahasia (k) kepada Bob. Begitu pula sebaiknya.


Membahas Secara Singkat Apa Itu Penelitian

Penelitian (disebut juga sebagai riset atau dalam bahasa inggris disebut Research) adalah sebuah kegiatan atau aktivitas pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data yang dilakukan secara sistematis dan objektif. Tujuan dari adanya kegiatan penelitian adalah untuk mendapatkan suatu informasi dan data yang bersifat akurat dan sesuai dengan bidang yang diteliti. 

Membahas Secara Singkat Apa Itu Penelitian

Hasil dari sebuah penelitian dapat disampaikan dalam bentuk lisan (Konferensi) atau tulisan (Karya Ilmiah). Hasil penelitian yang telah dibuat dan disampaikan dalam bentuk lisan dijadikan sebagai penjelas dari proses penelitian dengan kalimat yang mudah dipahami oleh pendengar atau penyimak. 

Sedangkan untuk Hasil penelitian yang berbentuk tulisan dapat berupa laporan dari hasil penelitian atau karya ilmiah. Untuk membuat sebuah laporan hasil penelitian, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan kegiatan penelitiannya terlebih dahulu. Karena jika tidak melakukan penelitian, apa yang mau dilaporkan atau ditulis? 

Jadi, langkah atau syarat sebuah penelitian itu bisa dilakukan adalah:

1. Menentukan objek penelitian. Untuk menentukan objek penelitian dapat dicari melalui referensi dari penelitian sebelumnya atau mencari permasalahan saat ini, seperti masalah lingkungan (Contoh: Apa dampak dari pencemaran sungai dan bagaimana solusi terbaik yang dapat berdampak positif terhadap lingkungan secara langsung). 

2. Menentukan sisi menarik dari objek penelitian. Dengan menentukan sisi menarik dari objek atau permasalahan yang kita akan teliti, maka akan sangat mudah untuk mengindetifikasikan inti masalah agar dapat ditemukan solusi atas permasalahan yang diteliti (Contoh: Berdasarkan contoh sebelumnya, dampak dari pencemaran sungai dapat membuat ekosistem di sungai menjadi mati termasuk ekosistem di tanah sekitar sungai sehingga membuat tanah di sekitar sungai menjadi tidak subur). 

3. Pengumpulan data. Pengumpulan data wajib dilakukan agar penelitian yang kita kerjakan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

4. Pengolahan data yang meliputi identifikasi serta analisa data yang sudah dikumpulkan dari pengumpulan data sehingga bisa ditemukan kesimpulan akhir yang menjadi hasil dari penelitian. 

Berdasarkan syarat-syarat diatas, maka hal terpenting yang harus ada dalam sebuah penelitian adalah data. Dengan data yang telah dikumpulkan, maka akan ditemukan banyak sekali hal-hal atau permasalahan yang dapat diteliti.

Setelah melakukan penelitian dan membuat hasil tulisan (yang disebut karya ilmiah), maka kita dapat mempublikasikan hasil penelitian di lembaga atau institusi penelitian kita. Publikasi penelitian yang telah dibuat dapat dilakukan secara tertulis dan lisan. 

Publikasi yang dilakukan secara tertulis dapat dibuat menjadi sebuah jurnal (atau jika kuliah, maka dapat dibuat skripsi yang juga merupakan salah satu syarat kelulusan dari pembelajaran di perkuliahan atau perguruan tinggi). Untuk publikasi yang dilakukan secara lisan dapat dilakukan melalui sidang, seminar, diskusi ilmiah atau ceramah. 

presentasi hasil penelitian lisan

Dengan mempresentasikan karya ilmiah yang sudah dibuat dihadapan peserta seminar atau diskusi, maka mereka bisa mereka mengetahui apa yang telah kita teliti dan bisa mendapatkan pengetahuan baru yang bermanfaat.